Amankan identitas agen AI, bot, service account, workload, dan otomasi yang dapat mengambil keputusan sendiri. Physics Cyber membantu Anda menemukan, mengklasifikasi, mengontrol, dan memantau akses agentic identities di seluruh cloud, aplikasi, dan pipeline bisnis.
Dibangun untuk organisasi yang mulai mengadopsi AI agent, copilots, workflow automation, dan integrasi API berskala besar.

Agentic Identities tidak selalu memiliki pemilik manusia yang jelas. Karena itu, keamanan harus berfokus pada konteks, intensi, izin, perilaku, dan risiko operasional.
Temukan agen AI, bot, service account, secrets, token, dan integrasi API yang tersebar di cloud, SaaS, repository, dan sistem internal.
Kelompokkan agentic identities berdasarkan privilege, akses data sensitif, koneksi pihak ketiga, tingkat otonomi, dan dampak bisnis.
Terapkan izin minimum, akses sementara, approval berbasis risiko, dan guardrail agar agen hanya melakukan aksi yang diperlukan.
Integrasikan kontrol dengan IAM, CI/CD, vault, cloud policy, dan Cloud Infrastructure Entitlement Management (CIEM).
Pantau perubahan perilaku, eskalasi privilege, akses data tidak biasa, token reuse, dan tindakan agen yang menyimpang dari baseline.
Sediakan bukti audit, ownership, review akses, dan laporan risiko untuk tim security, compliance, engineering, dan manajemen.
Pendekatan kami menghubungkan people, process, dan teknologi agar keamanan identitas agen AI tidak menghambat inovasi.
Petakan identitas non-manusia, agen AI, hak akses, jalur data, dan dependensi aplikasi yang berisiko.
Definisikan ownership, batas otonomi, policy akses, kontrol secrets, dan approval workflow untuk setiap kategori agen.
Terapkan integrasi dengan IAM, vault, CI/CD, cloud control plane, dan ekosistem keamanan seperti Security Information and Event Management (SIEM).
Tinjau perilaku secara berkelanjutan, respon insiden, dan sesuaikan kebijakan berdasarkan perubahan sistem maupun ancaman.
Agentic Identities Security membantu tim Anda mengadopsi AI agent tanpa membuka celah baru dari token permanen, akses berlebih, integrasi tidak terdokumentasi, atau keputusan otonom yang tidak terkendali.
AI customer service agent, DevOps automation, data pipeline agent, security copilots, robotic process automation, dan integrasi SaaS-to-SaaS yang membutuhkan izin lintas sistem.

Kontrol dapat disesuaikan untuk cloud, SaaS, endpoint, pipeline aplikasi, dan operasi keamanan yang dikelola melalui Managed Detection & Response.
Tujuan kami sederhana: membuat agen AI dapat bekerja cepat, tetapi setiap identitas, izin, dan tindakan tetap terlihat, terukur, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Jawaban singkat untuk membantu tim security, engineering, dan compliance memahami cakupan Agentic Identities.
Agentic Identities adalah identitas digital yang digunakan agen AI, bot, workflow otomatis, workload, atau sistem yang dapat menjalankan tugas dan mengambil aksi dengan tingkat otonomi tertentu.
Karena agen AI sering mengakses data, API, dokumen, repository, dan aplikasi bisnis. Jika token atau hak aksesnya disalahgunakan, dampaknya bisa berupa kebocoran data, aksi tidak sah, fraud, atau gangguan operasional.
Tidak. Layanan ini memperkuat IAM, PAM, vault, cloud policy, SIEM, dan kontrol keamanan lain dengan konteks khusus untuk identitas agen AI dan identitas non-manusia.
Output dapat mencakup inventory agentic identities, risk register, policy akses, rekomendasi arsitektur, playbook respons, dashboard monitoring, dan roadmap implementasi.
Ya. Banyak organisasi memulai dari assessment pada satu unit bisnis, satu cloud environment, atau satu rangkaian AI workflow sebelum memperluas kontrol ke seluruh organisasi.
Mulai dari pemetaan risiko, desain guardrail, hingga implementasi kontrol dan monitoring berkelanjutan.
Ceritakan lingkungan, teknologi, dan tujuan bisnis Anda. Kami akan membantu menentukan langkah paling praktis untuk mengurangi risiko identitas agentic.


Alternatif kontak:
Email: info@physicscyber.com
Telepon: +62 21 2950 8686
Akan kami proses dalam 24 jam.